KEMBALI KE NKRI PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN DIRI DARI ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA

Posted: August 9, 2012 in Materi Sejarah

KEMBALI KE NEGARA KESATUAN  REPUBLIK INDONESIA 

Faktor  pendorong  :

  1. RIS      tidak didukung oleh ideologi yang kuat , dengan tujuan negara yang tidak jelas.
  2. RIS      tidak sesuai dengan  cita-cita  bangsa Indonesia
  3. Tidak mendapatkan dukungan dari rakyat
  4. Eksistensinya sangat tergantung dari kekuatan meliter Belanda ( KNIL – KL )
  5. Sebagai bentuk/ upaya Belanda menjalankan  politik pecah belah
  6. Sebagian besar    kabinet RIS    menolak.

Reaksi  rakyat atas terbentuknya RIS

  1. Demonstrasi  rakyat  untuk pembubaran RIS
  2. Penggabungan beberapa negara bagian  RIS,

PROSES  KEMBALINYA KE NKRI

  1. Beberapa negara bagian membubarkan diri dan menyatakan bergabung dengan RI , Negera Jawa timur, Negara pasundan, Negara Sumatra Selatan, Negara Kaltim, Kalteng, Dayak, Bangka, Belitung dan Riau.
  2. Negara  padang bergabung dengan Sumatra barat, Sabang  bergabung dengan Aceh.
  3. Tanggal 5 April 1950  RIS hanya terdiri dari  : NEGARA SUMATRA TIMUR, NEGARA INDONESIA TIMUR, REPUBLIK INDONESIA.
  4. 19 Mei  1950  Daiadakan  kesepakatan dan persetujuan yang masing-masing diwakili oleh : RIS oleh M. Hatta, RI oleh dr. Abdul Halim
  5. Hasil kesepakatan  “ NKRI akan dibentuk di Jogjakarta, dan pembenmtukan panitia perancang UUD.
  6. 14 Agustus 1950, setelah melalui berbagai proses, dilakukan pengesahan UUD RIS  yang bersifat sementara sehingga dikenal dengan   UUD’S 1950.   Ini menunjukkan  akan terjadi perubahan. UUD RIS terdiri dari  campuran UUD 45 dan UUD RIS.
  7. 17 Agustus 1950. Dilakukan penandatangan kembali ke NKRI.

PERJUANGAN  MEMPERTAHANKAN DIRI DARI  ANCAMAN  DISINTEGRASI BANGSA

No

Nama Peristiwa Waktu Penyebab Kegiatan

Langkah Pemerintah

1

         

2

         

3

         

dst

         

Terjadinya berbagai pembrontakan yang mengancam  keutuhan bangsa  periode  tahun 1950 – 1965 dilatar belakangi oleh beberapa faktor , diantaranya  :

  1. Perj. Renville, yang menyebabkan terjadinya kekosongan kekuatan di daerah  Jawabarat, dan  jatuhnya kabinet Amir Syarifudin. (   DI / TII    , APRA di Bandung     PKI Madiun )
  2. Perubahan  RIS ke NKRI  menyebabkan ada beberapa kalangan yang tidak puas sehingga melakukan pemberontakan  ( RMSAndi Azis,  )
  3. Sistem  Parlementer/Liberal , yang  menyebabkan ketidakpuasan beberapa daerah  ( PRRI/Permesta )
  4. Perebutan  Kekuasaan   dan perbedaan  Ideologi  ( G.30.S / PKI )

asyik tapi takut !

Bila pengunjung ingi lihat  powerpointnya, silahkan  klik ini  !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s