NYEPI

Posted: April 1, 2013 in Keluarga

DSCF0508 DSCF0378 DSCF0419 DSCF0420 DSCF0424 DSCF0425 DSCF0428 DSCF0433 DSCF0453 DSCF0455 DSCF0458 DSCF0465 DSCF0469 DSCF0474 DSCF0485 DSCF0503 DSCF0504 DSCF0506 DSCF0507Kami  adalah keluarga  kecil  yang  satu-satunya keluarga Hindu di lingkungan  komplek. Sehingga  pelaksanaan “ NYEPI “  tahun saka 1935 berlangsung  seperti tahun – tahun sebelumnya. Kondisi tersebut akan menjadi tantangan tersendiri dalam melaksanakan  “ brata penyepian. Keluarga  adalah anggota Tempek sebagai pengempon pura “ Aditya jaya” Rawamangun. Secara umum kamipun mengikuti prosesi mulai dari Melasti, sampai tawur kesanga. Melasti  yang bermakna  membersihkan  segala “ pratima” atau alat upacara serta  menyucikan hati dilaksanakan di Pura  Segara Cilincing Minggu, 10 Maret 2013.

Untuk Tawur Kesanga  ternyata  tersebar di seluruh pura  se Jabodetabek termasuk di Monas.  Sementara warga diberikan kebebasan mau  Sembahyang di mana !   Kami  sembahyang di Monas dengan harapan di Monas akan berkumpul sangat banyak umat Hindu seperti tahun lalu. Terrnyata tidak seramai yang di bayangkan.  Mungkin hanya sebagin kecil yang  mengikuiti Tawur  di Monas, yang lainnya  di pura masing-masing disamping itu juga   hari kerja, mungkin sebagian lagi umat Hindu di Jakarta  harus tetap kerja.  Acara tawur dan persembahyangan bersama sudah mulai pukul  10.00 yang dipimpin oleh dua  pemuput, disebut  Pendada Siwa-Budha, serta diiringi oleh   Geguntangan  dari  STAH DNJ, wayang kulit serta  tabuh Gong.  Sementara  Ogoh-ogoh dari beberapa pura sudah mulai berdatangan.  Pawai ogoh-ogoh   dan pawai budaya akan dilaksanakan  pada pukul 16.00.

Selesai sembahyangh bersama kami langung pulang untuk tawur di rumah. Tetapi kami kembal;I lagi ke Monas pukul  16.00  yang ternyata acara sudah dimulai dihadiri oleh  Ahok  wakil gubernur DKI Jakarta, yang dalam samutannyua mengatakan dia mewakili  gubernur Jokowi yang belum sampai di kantor dari blusukan.

Acara sangat ramai   seramai tahun lalu.

Besoknya kami  hanya ada dirumah  tidak melalukan kegiatan apapun, terutamna kami tidak keluar rumah.Walaupun tidak sedemikian khusuk, kami melakukan brata penyepian  pada bagian-bagian tertentu. Besoknya pada “ ngembak Geni “ baru  kembali mengikuti kegiatan rutin termasuk mulai masuk kantor karena tidak ada dispensasi khusus.

 

Seperti juga di tahun sebelumnya, kami mengadakan perjamuan  untuk rekan-rekan atau keluarga lingkungan tempat tinggal . Kegiatan tersebut kami adakan  pada  Sabtu 16 Maret 2013.

Sangat kebetulan  taanggal tersebut adalah hari Ulang tahun anak kami yang kedua. Tepat tgl 16 maret  berusia 17 tahun. Sehingga kehadiran  saudara – saudara di lingkungan  untuk  3 acara  yaitu, open house  Nyepi, Ulang tahun  Nendra ke 17, serta syukuran selesai kuliahnya  Okta.

Acara diadakan didepan rumah dengan mendirikan tenda darurat karena hujan rintik. Diluar perkiraan semua tetangga ikut hadir  mengucapkan selamat Nyepi, Selamat untuk Nendra dan Okta.

Kami mohon doanya agar kami dianugrahkan kesehatan  dan dapat melalukan sesuatu yang baik.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s